• About Me
  • Lirik Lagu
  • Senin, 03 Maret 2014

    Batasan (Adab) berbicara dalam Islam



    Izinkan saya buat share postingan berjudul batasan atau adab berbicara dalam islam... Mari yuck semoga postingan ini bermanfaat...

     Tidak berbicara kecuali dengan apa yang bisa mendatangkan kebaikan dan manfaat atau mencegah keburukan bagi dirinya atau orang lain.

     Mencari waktu yang tepat, sebagaimana kata hikmah: “Setiap tempat dan waktu ada pembicaraannya tersendiri”

     Memilih bahasa yang digunakan. Bahasa bisa menjadi tanda dan cermin bagi akal dan adab seseorang

     Tidak berlebihan dalam memuji dan mencela. Berlebihan dalam memuji adalah bentuk dari riya’ dan mencari muka, dan berlebihan dalam mencela adalah bentuk dari permusuhan dan balas dendam.

     Tidak membuat manusia menjadi senang dengan mengucapkan apa-apa yang mengundang murka Allah.


    Sabda Rasulullah saw berbunyi: “Siapa yang membuat manusia senang dengan melakukan perkara yang mendatangkan amarah Allah SWT, maka ia dan urusannya akan diserahkan kepada manusia, dan siapa yang membuat manusia marah karena ia melakukan perkara yang membuat Allah ridha, maka Allah akan menjamin baginya perlindungan dari perlakuan manusia”.(HR. At-Tirmidzi).

     Tidak mengobral janji-janji yang sangat sulit ditepati.

    Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”. (QS. As Shaff:2-3).

     Tidak berbicara keji dan kotor, dan tidak menyimak orang yang berbicara keji dan kotor.

     Menyibukkan lisan untuk berzikir.


       


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar